Selasa, 21 Desember 2010

SISTEM INFORMASI KEUANGAN

PENDAHULUAN

Pada perkembangan jaman sekarang ini sangat dibutuhkan suatu system untuk mengolah data hingga menghasilkan suatu informasi yang dibutuhkan untuk sebagai pengambilan keputusan dalam perusahaan. Bukan hanya system dan informasi saja yang digunakan dalam suatu perusahaan, dana atau modal pun digunakan untuk menjalankan suatu usaha.

Fungsi system berkaitan dengan sarana teknologi yang dapat memproses data hingga ada output yang dihasilkan. Fungsi keuangan sangat berkaitan dengan arus uang di dalam perusahaan. Uang atau modal yang ada mendukung berjalannya suatu produksi, pemasaran, dll. Manajer keuangan mempunyai tanggung jawab yang besar dalam keuangan perusahaan.

Sistem informasi keuangan mempunyai tiga tugas pokok :

  1. Mengidentifikasi kebutuhan uang yang akan datang
  2. Membantu perolehan dana tersebut
  3. Mengontrol penggunaannya

Sistem Informasi Keuangan adalah suatu sistem yang memberikan informasi mengenai masalah keuangan perusahaan baik kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Sistem informasi keuangan daerah pasti berbeda-beda antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Sistem informasi keuangan daerah merupakan suatu aplikasi yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Perbendaharaan Negara mewajibkan pemerintah daerah selaku pengguna anggaran untk menyusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.

Ada beberapa fungsi Sistem Informasi Keuangan Daerah:

  1. Membantu pemerintah daerah melaksanakan tanggung jawab nya dalam pengelolaan keuangan daerah.
  2. Menyusun laporan keuangan yang lebih akurat.
  3. Menyajikan suatu informasi yang akurat secara efektif dan efisien yang akan digunakan oleh pengguna yang membutuhkan laporan tersebut.

Model Sistem Informasi Keuangan

Sistem ini mempunyai pengaturan stuktural yang sama dengan yang kita gunakan untuk sistem informasi pemasaran dan manufaktur.

Sistem informasi keuangan mempunyai tiga tugas pokok :

1. Mengindentifikasi kebutuhan uang yang akan datang

2. Membantu perolehan Dana tersebut

3. Dan mengontrol penggunaanya.

SUBSISTEM INPUT

Ada tiga sistem input , yaitu : subsistem pemrosesan data, subsistem audit internal, subsistem intelengensi keuangan.

Subsistem pemorsesan data

. Subsistem pemrosesan data adalah subsistem yang memberikan input kepada sistem informasi eksekutif, pemasaran, dan manufaktur. Subsistem pemrosesan data mengumpulkan data lingkungan sebagai hasil transaksi bisnis dengan perusahaan lain, dimana dalam mengumpulkan data internal dan lingkungan dibutuhkan sumber-sumber dokumen yang dimasukkan ke dalam database dengan menggunakan terminal dalam jaringan yang ditempatkan di seluruh perusahaan, baik mengumpulkan data pembelian maupun data pemasok. Data Internal berfungsi sebagai dasar pemecahan masalah yang berhubungan dengan segala aspek operasi perusahan.

Subsistem pemorsesan data adalah satu-satunya subsistem yang ada dalam semua sistem informasi. Dan subsistem pemrosesan data merupakan pondasi untuk membangun semua subsistem CBIS (Computer Based Information System) yang berorientasi informasi.

Dasar pemrosesan Data

Tujuan Pemrosesan Data. Tujuan pemrosesan data adalah untuk menghasilkan dan memelihara record perusahan yang up-to-date.

Aplikasi yang dibutuhkan. Elemen dalam lingkungan, khususnya pemegang saham, masyarakat keuangan, dan pemerintah.

Sifat Pemrosesan Data. Pemrosesan data menjalankan tugas, memberikan data yang lengkap, dan memberikan informasi pemecahan masalah.

Subsistem Pemrosesan Data. Subsistem dari distri busi, menampilkan bagaimana subsistem utama dipadukan melalui arus data dan membentuk inti pemrosesan data berbagai jenis organisasi.

Subsistem Audit Internal

Subsistem audit internal sama dengan subsistem penelitian pemasaran dan subsistem teknik, subsistem ini dirancang untuk melakukan studi khusus mengenai operasi sebuah perusahaan. Pihak terkait di dalamnya adalah auditor internal dimana auditor internal adalah pekerja di dalam perusahaan yang biasanya terkait dalam pekerjaan perancangan dan evaluasi sistem informasi konseptual seluruh perusahaan. Dan auditor internal Biasanya memberikan laporan tersebut kepada eksekutif puncak. Auditor internal sebagai subsistem input dari informasi keuangan, karena mempunyai kemampuan untuk mengukur. Dan mempengaruhi secara independen terhadap operasi perusahaan dari sudut pandangan keuangan.

Subsistem Intelejensi Keuangan

Subsistem intelenjensi keuangan penidentifikasian sumber modal tambahan dan mencari investasi dana surplus, mengumpulkan data dan informasi dari pemegang saham dan masyarakat keuangan. Subsistem ini juga mengumpulkan data dan informasi pemerintah dimana mempengaruhi arus uang yang berasal dari pemerintah negara dan pemerintah daerah.

INFORMASI PEMEGANG SAHAM

Pemegang saham juga menggunakn departemen hubungan pemegang saham sebagai saluran untuk menyampaikan keluhan, saran, informasi kepada perusahaan. Laporan pemegang saham di buat oleh departemen hubungan pemegang saham yang bekerja sama dengan manajemen puncak. Laporan ini berisi informasi yang bentuknya sangat ringkas.

INFORMASI MASYARAKAT KEUANGAN

Aktivitas inteligensi perusahaan yang berkembang paling baik adalah aktivitas yang menyangkut masyarakat keuangan. Manager dan staf pada fungsi keuangan menerapkan sistem ini jauh sebelum era global. Informasi ini lebih tepatnya mengumpulkan informasi yang menjelaskan lingkungan keuangan masyarakat.

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP ARUS KAS

Lingkungan mempunyai pergaruh langsung maupun tidak langsung terhadap arus kas dalam perusahaan. Cara masyarakat keuangan meresponya dengan cara menaikkan atau menurunkan suku bunga. Perusahaan akan merasakan pengaruh langsung ketika meminjamkan uang atau menginvestasikan dananya.

METODE UNTUK MEMPEROLEH INTELIGENSI KEUANGAN

Perusahaan mengumpulkan inteligensi keuangan dengan tiga cara pokok, yaitu komunikasi informal, publikasi tertulis, dan database komputer.

KOMUNIKASI INFORMAL

Sebagian besar inteligensi keuangan di kumpulkan dengan cara komunikasi informal antara eksekutif perusahaan dengan anggota masyarakat keuangan.

PUBLIKASI TERTULIS

Sebagian besar inteligensi keuangan dapat di peroleh dari surat kabar, laporan berkala, dan majalah.

DATABASE KOMPUTER

Sebagaian besar inteligensi database ini memberikan database yang berisi informasi, khususnya informasi yang sesuai dengan inteligensi keuangan.

SUMBER :

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://blog-pfm.imf.org/pfmblog/2008/01/introducing-fin.html

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_sistem_informasi_bisnis/bab3_sistem_informasi_keuangan.pdf

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR

PENDAHULUAN

Manajemen manufaktur menggunakan komputer baik secara konseptual maupun untuk system produksi fisik. Computer-Aided Design(CAD), Computer-Aided Manufacturing(CAM), dan Robotic menggambarkan teknologi computer dalam system fisik. Sistem Informasi Manufaktur terdiri dari tiga subsistem input dan empat subsistem output. Sistem informasi akuntansi menangkap data langsung yang menjelaskan penggunaan sumber daya fisik. Data input diubah menjadi informasi oleh subsistem output. Subsistem produksi memungkinkan manajemen membangun dan mengoperasikan fasilitas manufaktur. Subsistem Persediaan menggunakan formula metematika untuk menentukan saat pemesanan kembali dan jumlahnya. Subsistem Kualitas memungkinkan perusahaan mencapai kualitas produk. Subsistem Biaya memungkinkan manajemen mengendaliakan biaya dari kegiatan produksi.

Computer – Aided Design

Melibatkan penggunaan computer untuk membantu rancangan produk yang akan dimanufaktur.

Computer – Aided Manufacturing

Penerapan komputer dalam proses produksi. Sebagian besar otomatisasi pabrik saat ini terdiri dari teknologi CAM.

Robotik

Penerapan komputer yang lain dalam pabrik menggunakan robot industrial(industrial robots-IR), alat yang secara otomatis melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam proses manufaktur. Robot memungkinkan perusahaan untuk memotong biaya dan mencapai tingkat koalitas yang tinggi. Tetapi juga melaksanakan pekerjaan yang berbahaya seperti bekerja di area yang suhunya sangat tinggi.

1. Subsistem Pemrosesan Data

Tugas pengumpulan data yang menjelaskan operasi produksi akan lebih baik apabila dilakukan dengan menggunakan terminal pengumpulan data. Memasukkan data ke dalam terminal dengan menggunakan kombinasi media yang dapat dibaca oleh mesin dan keyboard. Dimana media tersebut berbentuk dokumen yang mempunyai kode bar yang dapat dibaca secara optis. Lalu ditransmisikan ke komputer sentral untuk memperbarui database.

2. Subsistem Teknik Industri

Industrial engineering(IE) merupakan analis system yang terlatih khusus mempelajari operasi manufaktur dan membuat saran – saran perbaikan. IE mengatur standar produksi yang merupakan unsur penting dalam menerapkan management by exception di area manufaktur. IE menetapkan standar dengan mempelajari proses produksi untuk menentukan berapa lama waktu yang harus dihabiskan. Dimana standar tersebut disimpan dalam database.

3. Subsistem Intelejensi Manufaktur

Subsistem ini membuat manajemen manufaktur tetap mengetahui perkembangan terakhir mengenai sumber – sumber pekerja, material, dan mesin.

Informasi Pekerja

Terdapat system formal(manajemen manufaktur memulai arus informasi pekerja dengan menyiapkan permintaan pekerja yang dikirimkan ke departemen sumber daya manusia, lalu pengumpulan informasi pelamar, diseleksi, sampai dipekerjakan dimasukkan ke dalam database) dan system informal(terdapat hubungan komunikasi informal antara para pejabat serikat, departemen hubungan industrial, dan manajemen tingkat atas. Mereka saling bekerja sama menyelesaikan permasalahan pemburuhan)

Informasi Pemasok

Terdapat informasi mengenai pemilihan pemasok dan data – data pemasok.


4. Subsistem Produksi

Subsistem ini untuk mengelola proses produksi harian juga dapat membantu dalam pembangunan fasilitas produksi baru.

· Lokasi pabrik,

Memilih wilayah, kota, dan area dari kota yang tepat.

· Tingkat persediaan,

Tingkat persediaan perusahaan sangat penting karena menggambarkan investasi yang besar. Uang yang tertanam dalam persediaan tidak dapat digunakan untuk hal- hal yang lain. Tingkat persediaan rata-rata dapat diperkirakan separuh kuantitas pesanan ditambah safety stock.

· Biaya pemeliharaan,

Biaya pemeliharaan atau biaya penyimpanan(carrying cost), biasanya dinyatakan sebagai persentase biaya tahunan dari barang, dan biaya tersebut mencakup faktor-faktor seperti kerusakan, pencurian, keusangan, pajak, dan asuransi. Karakteristik penting dari biaya pemeliharaan adalah kenyataan bahwa biaya itu berbanding lurus dengan tingkat persediaan. Semakin tinggi tingkat persediaan, semakin tinggi juga tingkat biayanya.

· Biaya pembelian,

Mencakup biaya – biaya yang terjadi saat material dipesan, biaya telepon, biaya sekretaris, biaya formular pesanan pembelian, dll. Untuk mencari kuantitas pemesanan ekonomis dapat menggunakan rumus:

EOQ = Ö2 x PC x S

M

Ket:

EOQ : kuantitas pemesanan ekonomis

PC : biaya pembelian(dalam rupiah)

S : penjualan tahunan(dalam unit)

M : biaya pemeliharaan(dalam rupiah)

· Kuantitas pemesanan ekonomis,

Kuantitas pemesanan ekonomis(economic order quantity) atau EOQ menyeimbangkan biaya pemeliharaan dan pembelian serta mengidentifikasi biaya kombinasi terendah. EOQ ditetapkan untuk tiap barang dalam persediaan bahan baku dan disertakan sebagai suatu eleven data dalam catatan persediaan serta digunakan untuk memesan pengisian kembali persediaan dari pemasok.

· Kuantitas manufaktur ekonomis

Kuantitas maufaktur ekonomis(economic manufacturing quantity) atau EMQ juga disebut sebagai ukuran lot ekonomis. EMQ menyeimbangkan biaya menyimpan persediaan dengan biaya ketidak-efisienan produksi. EMQ digunakan untuk memesan pemesanan kembali persediaan dari fungsi manufaktur perusahaan sendiri.

5. Subsistem Inventarisasi

Manajemen manufaktur selalu bertanggung jawab atas inventarisasi bahan mentah dan inventarisasi proses kerja.

6. Subsistem Kualitas

Jika suatu perusahaan ingin mencapai kualitas tinggi dalam produksinya harus dilakukan pemeriksaan pengendalian mutu, dimulai dari penerimaan bahan baku. Orang – orang yang melakukan pemeriksaan kualitas disebut pemeriksa pengendalian kualitas(quality control inspectors).

7. Subsistem Biaya

Berisi program – program yang menyiapkan laporan periodic maupun khusus. Laporan periodic dapat dicetak dan dibagikan, atau dapat disimpan dalam bentuk yang telah disusun sebelumnya dalam database.

SUMBER:
McLeod, Raymond Jr. 1996. Sistem Informasi Manajemen Jilid II. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.


Rabu, 01 Desember 2010

"BATUK - PILEK TAMU RUTIN"

Batuk – Pilek memang penyakit yang begitu dekat dengan kita. Dalam setahun serangan bisa muncul beberapa kali, apalagi pada anak – anak. Sering sekali datangnya, sampai – sampai banyak orang menganggap kedatangannya sebagai “tamu” rutin.

Tak mengherankan kalau batuk – pilek dekat dengan kita, apalagi anak- anak karena merupakan salah satu gejala flu yang gampang sekali menular dan jenis virusnya ada banyak. Konon jumlahnya sampai 200 macam virus yang senantiasa bergentayangan di sekitar kita. Begitu kondisi tubuh sedang drop, virus yang masuk ke dalam tubuh langsung beraksi. Dalam waktu hanya 1-2 hari langsung muncul peradangan pada selaput lendir hidung dan tenggorokan, maka terjadilah gejala flu.

Cukup Air Putih

Reaksi tubuh dalam melindungi paru – paru bisa berupa batuk ringan, bisa juga batuk hebat. Batuk ringan biasanya berupa batuk yang hanya muncul sesekali sebagai upaya tubuh untuk mengeluarkan debu, makanan atau minuman yang nyasar ke paru – paru. Batuk seperti ini dapat diatasi dengan banyak minum air putih saja untuk membersihkan tenggorokan agar kembali nyaman.

GEJALA

Bersin

Radang tenggorokan

Pilek, hidung tersumbat

Batuk

Badan Lesu

Sedikit demam

Sakit kepala

Nyeri sendi

OBAT FLU DARI DAPUR

JERUK NIPIS(CITRUS AURANTIFOLIA, SWINGLE)

Ada kebiasaan di kalangan masyarakat di berbagai Negara meminum air perasan jeruk nipis atau lemon saat batuk. Ada yang meminumnya dengan campuran madu, ada pula yang mencampurkannya dengan kecap manis, sampai ada produsen yang membuat permen batuk rasa lemon.

Melihat kepercayaan masyarakat dan industri terhadap jeruk nipis, para ahli lalu mencari tahu kandungan yang ada pada jeruk nipis sehingga jeruk ini berkhasiat mengusir batuk. Besar kemungkinan, menurut mereka, khasiat itu karena jeruk nipis kaya akan vitamin C dan mengandung senyawa flavonoid yang sifat antioksidannya sangat kuat sehingga virus selesma bisa didepak.

Sementara madu yang ditambahkan pada jeruk nipis atau lemon membantu melegakan iritasi tenggorokan dan mengeluarkan dahak karena made memiliki sifat antiseptik dan ekspektoran.

BUAH DAN SAYUR

Di saat musim selesma, kita disarankan untuk makan buah dan sayur yang kaya vitamin C guna meningkatkan daya tahan tubuh sehingga terhindar dari batuk dan pilek. Tak hanya mencegah, buah dan sayur juga mampu mengurangi keparahan dan mempersingkat gejala selesma serta membantu mengurangi gejala hidung tersumbat.

JAMUR SHIITAKE / HIOKO (LENTINULA EDODES PEGLER)

Jamur kering berwarna coklat kehitaman ini sebenarnya sudah lama dikenal oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia dengan nama jamur hioko atau jamur shiitake, dalam bahasa Jepangnya.

Penelitian di Jepang menunjukkan, jamur shiitake mengandung polisakarida lentinan yang mampu membantu mengatasi selesma serta mengandung vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga batuk-pilek bisa segera menyingkir.